Urtikaria kronisChronic urticaria
SKDI 2012 membelah urtikaria menjadi dua butir dengan tingkat kemampuan berbeda pada subkelompok Penyakit Kulit Alergi, tabel Kulit: butir 50 Urtikaria akut tingkat 4A dan butir 51 Urtikaria kronis tingkat 3A. Entri ini hanya membawa butir 51. Yang memisahkan keduanya adalah lama serangan, yaitu batas 6 minggu, bukan luas atau beratnya kelainan. Karena itu seluruh anjuran rujukan pada halaman ini berlaku untuk bentuk kronis; serangan akut berada pada tingkat 4A dan dituntaskan sendiri oleh dokter layanan primer. Butir 52 Angioedema pada subkelompok yang sama bertingkat 3B dan menjadi entri tersendiri. Header entri Urtikaria pada PPK FKTP mencantumkan kedua tingkat itu berdampingan, sehingga dua kewenangan yang berbeda hidup di dalam satu entri pedoman.SKDI 2012 splits urticaria into two items with different competency levels in the allergic skin disease subgroup of the Kulit table: item 50 acute urticaria at 4A and item 51 chronic urticaria at 3A. This entry carries item 51 only. What separates them is how long the attack runs, the 6 week boundary, not how extensive or how severe the disease is. Every referral instruction on this page therefore belongs to the chronic form; an acute attack sits at 4A and is treated to completion by the primary care doctor. Item 52 Angioedema in the same subgroup sits at 3B and has its own entry. The PPK FKTP urticaria entry header carries both levels side by side, so two different competencies live inside one guideline entry.
Urtikaria adalah reaksi vaskular kulit yang muncul sebagai urtika: bentol meninggi berbatas tegas, pucat di bagian tengah, dikelilingi kemerahan, dan gatal 13. Gatalnya kadang terasa seperti tersengat, tertusuk, atau panas terbakar 1. Satu bentol berumur pendek dan kulit kembali normal dalam 1 sampai 24 jam, meskipun bentol baru terus bermunculan di tempat lain 3.
Yang memisahkan bentuk akut dari bentuk kronis adalah lama serangan, bukan beratnya 13:
- Akut: serangan kurang dari 6 minggu.
- Kronis: serangan lebih dari 6 minggu.
Batas itu menentukan kewenangan. Urtikaria akut adalah butir SKDI 50 dengan tingkat 4A, sehingga dokter layanan primer menuntaskan sendiri pengobatannya. Urtikaria kronis adalah butir 51 dengan tingkat 3A, yaitu ditegakkan diagnosisnya, diberi pengobatan awal, lalu dirujuk 2. Anjuran rujukan pada halaman ini milik bentuk kronis dan tidak berlaku untuk serangan akut.
Penyakit ini dijumpai pada semua usia dan lebih banyak mengenai orang dewasa daripada usia muda; orang dengan atopi lebih mudah terkena 1.
Faktor risiko 1:
- Riwayat atopi pada diri sendiri dan keluarga.
- Riwayat alergi.
- Riwayat trauma fisik saat beraktivitas, dan trauma faktor fisik berupa panas, dingin, sinar matahari, sinar ultraviolet, atau radiasi.
- Riwayat gigitan atau sengatan serangga.
- Obat: NSAID, antibiotik dengan penisilin sebagai penyebab tersering, diuretik, imunisasi, injeksi, hormon, dan pencahar.
- Makanan: telur, udang, ikan, dan kacang.
- Riwayat infeksi dan infestasi parasit.
- Penyakit autoimun dan kolagen.
- Usia rata-rata 35 tahun.
- Umur bukan sesuatu yang dapat dihindari pasien, jadi butir ini berguna sebagai gambaran epidemiologi dan bukan sebagai sasaran nasihat.
Urtikaria dapat disertai angioedema, yaitu pembengkakan lapisan yang lebih dalam pada wajah atau anggota gerak 13. Angioedema dengan sumbatan jalan napas adalah kedaruratan dan ditangani lebih dulu sebelum urtikarianya dipikirkan 1.
Urticaria is a vascular reaction of the skin that appears as weals: raised, sharply marginated swellings, pale at the centre, ringed by redness, and itchy 13. The itch is sometimes described as stinging, pricking, or burning 1. A single weal is short lived and the skin returns to normal within 1 to 24 hours, even while new weals keep appearing elsewhere 3.
What separates the acute from the chronic form is how long the attack runs, not how severe it is 13:
- Acute: the attack runs less than 6 weeks.
- Chronic: the attack runs more than 6 weeks.
That boundary decides competency. Acute urticaria is SKDI item 50 at level 4A, so the primary care doctor treats it to completion. Chronic urticaria is item 51 at level 3A, meaning diagnose, give initial treatment, then refer 2. The referral instructions on this page belong to the chronic form and do not apply to an acute attack.
The disease is seen at every age and affects adults more than the young; people with atopy are more prone to it than others 1.
Risk factors 1:
- A history of atopy in the patient and the family.
- A history of allergy.
- Physical trauma during activity, and physical trigger factors such as heat, cold, sunlight, ultraviolet light, or radiation.
- A history of insect bite or sting.
- Drugs: NSAIDs, antibiotics with penicillin as the commonest culprit, diuretics, immunisation, injections, hormones, and laxatives.
- Foods: egg, shrimp, fish, and nuts.
- A history of infection and parasitic infestation.
- Autoimmune and collagen disease.
- A mean age of 35 years.
- Age is not something a patient can avoid, so this item works as an epidemiological description rather than as a target for advice.
Urticaria may come with angioedema, swelling of the deeper layers over the face or the limbs 13. Angioedema with airway obstruction is an emergency and is dealt with before the urticaria is considered at all 1.
MengenaliRecognising it
Diagnosis ditegakkan dari anamnesis dan pemeriksaan fisik 1.
Tiga ciri yang membuat sebuah lesi disebut urtika 3:
- Edema di bagian tengah dengan ukuran bervariasi, hampir selalu dikelilingi eritema.
- Disertai gatal, kadang sensasi seperti terbakar.
- Berakhir cepat, kulit kembali normal dalam 1 sampai 24 jam.
- Lesi yang bertahan di satu tempat lebih dari 24 jam, terasa nyeri alih-alih gatal, atau meninggalkan memar dan bekas kehitaman, tidak memenuhi ciri ketiga dan mengarah ke vaskulitis urtikarial pada daftar diagnosis banding.
The diagnosis is made from the history and the physical examination 1.
Three features make a lesion a weal 3:
- Central oedema of varying size, almost always ringed by erythema.
- Itch, sometimes a burning sensation.
- Rapid resolution, with the skin back to normal within 1 to 24 hours.
- A lesion that persists in one spot beyond 24 hours, hurts rather than itches, or leaves bruising and pigmentation behind fails the third feature and points instead to urticarial vasculitis on the differential list.
RujukanReferences
- 1.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama, lampiran Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022. Lampiran I, Bab II, Huruf K Kulit, angka 27 Urtikaria, halaman -619- sampai -624-. manuver.tireg7.net
- 2.Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2012, Lampiran Daftar Penyakit, Sistem Integumen, tabel Kulit, subkelompok Penyakit Kulit Alergi, butir 50 Urtikaria akut dan butir 51 Urtikaria kronis. pd.fk.ub.ac.id
- 3.Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI). Panduan Praktik Klinis bagi Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi Indonesia, Tahun 2021, bagian D.14 Urtikaria, halaman 320 sampai 323. manuver.tireg7.net
- 4.Mehta S, Goldin J, Danosos GN. Chronic Urticaria. StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. Bacaan lanjutan, bukan sumber isi entri ini. ncbi.nlm.nih.gov