Nyeri AlihReferred Pain

SKDI 2012 menempatkan butir ini pada tabel SISTEM SARAF, kelompok Nyeri, butir nomor 60, dengan Tingkat Kemampuan 3A dan tanpa kata pembatas. Nama butirnya tertulis Reffered pain, dengan dua huruf f, yaitu salah ketik untuk referred pain. Ejaan itu dipertahankan pada bidang skdi_source agar butirnya dapat ditemukan kembali di dokumen aslinya, dan ejaan yang benar dipakai di seluruh halaman ini. Tingkat 3A berarti dokter mampu membuat diagnosis klinis, memberikan terapi pendahuluan pada keadaan yang bukan gawat darurat, menentukan rujukan yang paling tepat, dan menindaklanjuti sesudah pasien kembali dari rujukan. Kelompok Nyeri hanya berisi dua butir, dan keduanya bertingkat 3A: butir 60 Reffered pain dan butir 61 Nyeri neuropatik. Keduanya bukan penyakit melainkan cara nyeri terjadi, dan keduanya dinilai sebagai kemampuan mengenali mekanisme. Tingkat 3A pada butir ini perlu dibaca dengan hati-hati, karena isinya berbeda dari entri penyakit. Yang dinilai bukan kemampuan mengobati nyerinya, melainkan kemampuan mengenali bahwa nyeri yang dirasakan pasien berasal dari tempat lain, dan kemampuan memilih rujukan menurut sumbernya. Sumber itu sendiri sering bertingkat lebih tinggi kegawatannya: infark miokard 3B, apendisitis akut 3B, dan kolesistitis 3B pada tabel penyakit lain di SKDI. Artinya butir bertingkat 3A ini adalah pintu masuk ke sejumlah keadaan yang bertingkat 3B. Tidak ada pedoman nasional Indonesia yang memuat entri tersendiri untuk nyeri alih. Yang ada adalah nyeri alih sebagai bagian gambaran klinik entri lain, dan halaman ini disusun dari kumpulan itu.SKDI 2012 places this item in the SISTEM SARAF table, group Nyeri, item 60, at competency 3A with no qualifying words. The item is spelled Reffered pain, with two f's, a misspelling of referred pain. That spelling is kept in the skdi_source field so the item can be found again in the original document, and the correct spelling is used everywhere on this page. Level 3A means the doctor makes the clinical diagnosis, gives initial treatment in a situation that is not an emergency, decides the most appropriate referral, and follows the patient up afterwards. The Nyeri group holds only two items, and both are 3A: item 60 Reffered pain and item 61 Nyeri neuropatik. Neither is a disease; both are ways in which pain happens, and both are graded as the ability to recognise a mechanism. The 3A grade here has to be read carefully, because its content differs from that of a disease entry. What is graded is not the ability to treat the pain but the ability to recognise that the pain the patient feels comes from somewhere else, and to choose the referral according to its source. That source often carries a higher urgency of its own: myocardial infarction 3B, acute appendicitis 3B, and cholecystitis 3B in other SKDI disease tables. This 3A item is therefore the doorway into a set of 3B conditions. No Indonesian national guideline carries a separate entry for referred pain. What exists is referred pain as part of the clinical picture of other entries, and this page is assembled from that collection.

Nyeri alih adalah nyeri yang dirasakan di tempat yang bukan tempat kelainannya. Pasien menunjuk satu titik, dan penyakitnya ada di tempat lain. Karena itu butir ini bukan penyakit melainkan cara nyeri terjadi, dan yang dinilai pada tingkat kemampuan 3A adalah kemampuan mengenalinya, bukan kemampuan mengobatinya 4.

Panduan Indonesia tidak memuat entri tersendiri untuk nyeri alih, tetapi memakainya di banyak tempat sebagai bagian gambaran klinik, dan kumpulan itulah petanya:

  • Infark miokard. Nyeri dada retrosternum yang menjalar ke dagu, leher, tangan, punggung dan epigastrium, dengan penjalaran ke tangan kiri yang lebih sering 2.
  • Angina pektoris. Nyeri dapat timbul di tempat lain seperti daerah epigastrium, leher, rahang, gigi dan bahu, dan dapat menjalar ke lengan kiri, punggung, rahang, leher atau lengan kanan 1.
  • Apendisitis akut. Nyeri mula-mula di daerah epigastrium lalu berpindah ke titik McBurney; setelah peradangan berlangsung lebih dari 6 jam penderita dapat menunjukkan letak nyerinya karena sifatnya sudah somatik 1.
  • Tonsilitis akut. Nyeri tenggorok dapat menyebar sebagai nyeri alih ke telinga 1.
  • Nyeri kepala tipe tegang. Nyeri mulai di leher bagian belakang lalu menjalar ke belakang kepala dan ke depan, dan dapat menjalar ke bahu 1.
  • Bursitis subakromial. Nyerinya dirasakan di lengan atas, dan itu merupakan nyeri rujukan yang khas 3.
  • Nyeri lutut. Dapat berupa nyeri yang menjalar dari bagian pinggul 3.
  • Kelainan diskus intervertebral. Herniasi di L5-S1 atau L4-L5 dapat menghasilkan nyeri dan spasme otot paravertebral serta nyeri rujukan ke ekstremitas bawah 1.
  • Panggul. Nyeri di bagian posterolateral trokanter besar dapat berasal dari tendinitis lokal atau spasme otot akibat nyeri alih di panggul 1.

Satu kelompok penyebab yang paling mudah terlewat berada di rongga perut dan dada. PPK Neurologi PERDOSSI membagi nyeri punggung bawah menurut asalnya dan mencantumkan nyeri punggung bawah viserogenik sebagai salah satu kelompoknya, berdampingan dengan yang spondilogenik, neurogenik, vaskulogenik dan psikogenik 3. Kelompok itulah yang menjelaskan mengapa nyeri punggung yang tidak berubah dengan gerakan perlu membuat dokter memeriksa perut.

Kompetensi dokter layanan primer 3A 4. Tugasnya mengenali bahwa nyerinya dialihkan, mencari sumbernya, dan merujuk menurut sumbernya, bukan menurut tempat yang ditunjuk pasien.

Referred pain is pain felt somewhere other than where the disease is. The patient points at one spot, and the illness is elsewhere. This item is therefore not a disease but a way in which pain happens, and what the 3A competency grades is the ability to recognise it, not the ability to treat it 4.

Indonesian guidance carries no separate entry for referred pain, but uses it in many places as part of a clinical picture, and that collection is the map:

  • Myocardial infarction. Retrosternal chest pain radiating to the jaw, neck, arm, back and epigastrium, with radiation to the left arm the commoner 2.
  • Angina pectoris. The pain can arise elsewhere, in the epigastrium, neck, jaw, teeth and shoulder, and can radiate to the left arm, the back, the jaw, the neck or the right arm 1.
  • Acute appendicitis. Pain begins in the epigastrium and then moves to McBurney's point; once inflammation has lasted more than 6 hours the patient can point to the pain, because it has become somatic 1.
  • Acute tonsillitis. Throat pain can spread as referred pain to the ear 1.
  • Tension type headache. The pain starts in the back of the neck, travels to the back of the head and then forwards, and can travel to the shoulder 1.
  • Subacromial bursitis. The pain is felt in the upper arm, and that is its characteristic referred pattern 3.
  • Knee pain. It may be pain travelling from the hip 3.
  • Intervertebral disc disease. Herniation at L5-S1 or L4-L5 can produce pain and paravertebral muscle spasm together with referred pain into the lower limb 1.
  • The hip. Pain posterolateral to the greater trochanter can come from local tendinitis or from muscle spasm due to referred hip pain 1.

The group of causes most easily missed sits in the abdomen and the chest. The PERDOSSI neurology guideline divides low back pain by origin and lists viscerogenic low back pain as one of its groups, alongside the spondylogenic, neurogenic, vasculogenic and psychogenic 3. That group is why back pain that does not change with movement should send the doctor to examine the abdomen.

Primary care competency is 3A 4. The task is to recognise that the pain has been referred, to find its source, and to refer according to that source rather than according to the spot the patient points at.

MengenaliRecognising it

Kapan curiga nyeri alih. Tiga pola, dan ketiganya muncul dari anamnesis biasa:

  • Tempat yang nyeri diperiksa dan hasilnya normal. Tidak ada nyeri tekan setempat, tidak ada bengkak, dan gerakan sendinya tidak mengubah nyerinya.
  • Nyerinya tidak berubah oleh hal-hal yang seharusnya mengubahnya. Nyeri sendi berubah oleh gerakan sendi dan nyeri otot berubah oleh kontraksi; nyeri yang tidak peduli pada keduanya patut dicurigai berasal dari tempat lain.
  • Nyerinya disertai gejala yang tidak berasal dari tempat itu, misalnya sesak, mual, muntah, keringat dingin, demam, atau perubahan buang air.

When to suspect referred pain. Three patterns, and all three come out of an ordinary history:

  • The painful site is examined and is normal. No local tenderness, no swelling, and moving the nearby joint does not change the pain.
  • The pain does not respond to what ought to change it. Joint pain changes with joint movement and muscle pain with contraction; pain indifferent to both deserves suspicion of a distant source.
  • The pain comes with symptoms that do not belong to that site, for example breathlessness, nausea, vomiting, cold sweat, fever, or a change in bowel or bladder habit.
Memeriksa aksesChecking access

RujukanReferences

  1. 1.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama dan Panduan Keterampilan Klinis bagi Dokter, Lampiran I dan Lampiran II Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022. Dipakai untuk nyeri alih di dalam entri Angina Pektoris, Apendisitis Akut, Tonsilitis Akut dan Tension Headache, serta untuk nyeri rujukan ke ekstremitas bawah pada herniasi diskus dan nyeri alih di panggul pada Lampiran II. manuver.tireg7.net
  2. 2.Kementerian Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1936/2022 tentang Perubahan atas KMK HK.01.07/MENKES/1186/2022, Lampiran I Huruf F Kardiovaskuler angka 2 Infark Miokard sebagaimana diubah. Dipakai untuk daftar penjalaran nyeri infark miokard pada versi yang berlaku, dan Pasal I dipakai untuk menunjukkan tidak ada entri baru tentang nyeri. diskes.badungkab.go.id
  3. 3.Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia. Panduan Praktik Klinis Neurologi. 2016. Bab Nyeri Punggung Bawah halaman 89 sampai 93 untuk pembagian nyeri punggung bawah viserogenik, daftar red flags dan kewenangan berdasar tingkat pelayanan kesehatan; bab Cervical Syndrome halaman 76 sampai 81 untuk nyeri kardiak sebagai diagnosis banding; bab Sindrom Rotator Cuff halaman 38 sampai 42 untuk nyeri rujukan bursitis subakromialis; bab Knee Pain halaman 43 sampai 52; bab Sindrom De Quervain halaman 28 sampai 32. snars.web.id
  4. 4.Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2012. Lampiran Daftar Penyakit, tabel Sistem Saraf, kelompok Nyeri, butir 60 yang tertulis Reffered pain, Tingkat Kemampuan 3A, dan butir 61 Nyeri neuropatik 3A. pd.fk.ub.ac.id
  5. 5.Chen JS, Kandle PF, Murray IV, et al. Physiology, Pain. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. Bacaan lanjutan, bukan sumber isi entri ini. ncbi.nlm.nih.gov

SPARK Atlas adalah alat bantu rujukan untuk klinisi, bukan pengganti penilaian klinis. Verifikasi setiap keputusan terhadap kondisi pasien dan pedoman terkini.SPARK Atlas is a reference aid for clinicians, not a substitute for clinical judgement. Verify every decision against the patient in front of you and current guidance.