Reaksi Gigitan SeranggaInsect Bite Reaction

SKDI 2012 menilai butir 33 Reaksi gigitan serangga pada tingkat 4A tanpa kata pembatas, dan angka 4A yang sama ada pada header entri PPK FKTP. Perlu dibaca bersama isi entrinya: kewenangan 4A ini mencakup keadaan yang dapat mengancam jiwa, yaitu angioedema dengan obstruksi jalan napas dan syok anafilaktik, dan entri PPK justru meminta alat resusitasi serta oksigen tersedia. Seluruh dosis pada entri itu dosis dewasa, tanpa satu pun dosis per kilogram untuk anak.SKDI 2012 grades item 33 Reaksi gigitan serangga at 4A with no qualifying word, and the same 4A appears in the PPK FKTP entry header. It has to be read together with the content of the entry: this 4A authority covers states that can threaten life, namely angioedema with airway obstruction and anaphylactic shock, and the PPK entry itself asks for resuscitation equipment and oxygen to be available. Every dose in that entry is an adult dose, with no per kilogram dose for children at all.

Reaksi gigitan serangga adalah reaksi hipersensitivitas atau alergi pada kulit akibat gigitan serangga dan kontak dengannya; sengatan tidak termasuk 1. Serangga yang disebut antara lain nyamuk, lalat, bugs, dan kutu, dan reaksi yang ditimbulkannya dapat lokal saja sampai sistemik 1. Kompetensi dokter layanan primer 4A 12.

Yang menentukan tindakan bukan lesi kulitnya melainkan ada tidaknya reaksi sistemik. Angioedema dapat menyumbat jalan napas, dan reaksi sistemik menyeluruh dapat berlanjut menjadi reaksi anafilaksis 1. Karena itu entri ini meminta alat resusitasi serta oksigen tersedia, bukan sekadar obat oles 1.

Faktor risiko 1:

  • Lingkungan tempat tinggal yang banyak serangganya.
  • Riwayat atopi pada diri sendiri maupun keluarga.
  • Riwayat alergi.
  • Riwayat alergi makanan.

Insect bite reaction is a hypersensitivity or allergic reaction of the skin to insect bites and to contact with insects; stings are not included 1. The insects named include mosquitoes, flies, bugs, and lice, and the reaction they produce ranges from purely local to systemic 1. Primary care competency is 4A 12.

What decides the action is not the skin lesion but whether a systemic reaction is present. Angioedema can obstruct the airway, and a generalised systemic reaction can go on to anaphylaxis 1. That is why this entry asks for resuscitation equipment and oxygen to be available, not merely a topical drug 1.

Risk factors 1:

  • Living somewhere with plenty of insects.
  • A history of atopy in the patient or the family.
  • A history of allergy.
  • A history of food allergy.

MengenaliRecognising it

Diagnosis ditegakkan dari anamnesis dan pemeriksaan fisik 1.

Keluhan 1:

  • Gatal, rasa tidak nyaman, nyeri, kemerahan, nyeri tekan, hangat, atau bengkak pada daerah yang digigit, umumnya pada kulit yang tidak tertutup pakaian.
  • Kebanyakan pasien datang segera sesudah merasa digigit serangga.
  • Sebagian datang dengan reaksi lambat, misalnya 10 sampai 14 hari sesudah gigitan.

Keluhan sistemik yang dapat menyertai 1:

  • Gatal seluruh tubuh, urtikaria, dan angioedema.
  • Ansietas, disorientasi, dan kelemahan.
  • Gangguan saluran cerna berupa kram, diare, dan muntah.
  • Rasa pusing, sinkop, hipotensi, dan sesak napas.

The diagnosis rests on history and physical examination 1.

Symptoms 1:

  • Itch, discomfort, pain, redness, tenderness, warmth, or swelling over the bitten area, usually on skin not covered by clothing.
  • Most patients present soon after feeling the bite.
  • Some present with a delayed reaction, for example 10 to 14 days after the bite.

Systemic complaints that may accompany it 1:

  • Whole body itch, urticaria, and angioedema.
  • Anxiety, disorientation, and weakness.
  • Gastrointestinal upset with cramping, diarrhoea, and vomiting.
  • Dizziness, syncope, hypotension, and breathlessness.
Memeriksa aksesChecking access

RujukanReferences

  1. 1.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama. Lampiran Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022, Lampiran I Bab II Huruf K Kulit angka 6, halaman -544- sampai -548-. manuver.tireg7.net
  2. 2.Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2012, Lampiran Daftar Penyakit, Sistem Integumen, tabel Kulit, butir 33 Reaksi gigitan serangga. pd.fk.ub.ac.id
  3. 3.Powers J, Syed HA, McDowell RH. Insect Bites. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026. Bacaan lanjutan, bukan sumber isi entri ini. ncbi.nlm.nih.gov

SPARK Atlas adalah alat bantu rujukan untuk klinisi, bukan pengganti penilaian klinis. Verifikasi setiap keputusan terhadap kondisi pasien dan pedoman terkini.SPARK Atlas is a reference aid for clinicians, not a substitute for clinical judgement. Verify every decision against the patient in front of you and current guidance.