Dermatitis popokNapkin eczema
Dermatitis popok, atau napkin eczema, adalah dermatitis di daerah genito-krural yang mengikuti tempat kontak popok 1. Penyandangnya umumnya bayi pemakai popok, dan juga orang dewasa yang sakit dan memakai popok, sehingga penyakit ini tidak berhenti di poli anak 1. Bentuknya adalah salah satu dermatitis kontak iritan, dengan isi popok sebagai bahan iritannya 1.
Karena penyebabnya kontak, letak dan bentuk lesinya yang menegakkan diagnosis: bercak merah berbatas tegas yang mengikuti bentuk popok yang berkontak 1. Satu hal yang mengubah tata laksana adalah infeksi kandida, dan tandanya terlihat pada pemeriksaan fisik yang sama 1. Tingkat kemampuan 4A 2.
Faktor risiko:
Napkin eczema, or diaper dermatitis, is a dermatitis of the genitocrural area that follows the site of contact with the napkin 1. It affects mainly infants in nappies, and also sick adults who wear them, so the disease does not stop at the paediatric clinic 1. It is one of the irritant contact dermatitides, with the contents of the napkin as the irritant 1.
Because the cause is contact, it is the site and shape of the lesion that make the diagnosis: a sharply marginated red patch following the shape of the napkin where it touches 1. The one thing that changes management is candida infection, and its signs are visible at the same examination 1. Competency level 4A 2.
Risk factors:
MengenaliRecognising it
Anamnesis.
- Gatal dan bercak merah berbatas tegas yang mengikuti bentuk popok yang berkontak, kadang basah dan membentuk luka 1.
- Tanyakan berapa sering popok diganti dan apa yang dipakai sebelum popok dipasang, karena keduanya faktor risiko sekaligus isi edukasinya 1.
- Tanyakan riwayat atopi pada diri sendiri dan keluarga, serta riwayat alergi terhadap bahan plastik dan kertas 1.
Pemeriksaan fisik. Tanda patognomonisnya 1:
- Makula eritematosa berbatas agak tegas, dengan bentuk yang mengikuti bentuk popok yang berkontak.
- Papul.
- Vesikel.
- Erosi.
- Ekskoriasi.
- Infiltrat dan ulkus, bila parah.
- Plak eritematosa merah cerah yang membasah, kadang dengan pustul, dan lesi satelit.
- Gambaran terakhir ini menandakan infeksi jamur, dan itulah temuan yang mengubah pilihan obat.
History.
- Itch and a sharply marginated red patch following the shape of the napkin where it touches, sometimes wet and breaking down into a raw area 1.
- Ask how often the napkin is changed and what is applied before it goes on, because both are risk factors and both are what the education addresses 1.
- Ask about personal and family atopy, and about allergy to plastic and paper materials 1.
Examination. The pathognomonic signs 1:
- Erythematous macules, fairly sharply marginated, shaped by the napkin where it touches.
- Papules.
- Vesicles.
- Erosions.
- Excoriations.
- Infiltrate and ulceration, where severe.
- Bright red erythematous plaques that weep, sometimes with pustules, and satellite lesions.
- That last picture marks fungal infection, and it is the finding that changes the choice of drug.
RujukanReferences
- 1.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama. Lampiran Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022, Lampiran I Bab II Huruf K Kulit angka 20 Napkin Eczema (Dermatitis Popok), halaman lampiran -597- sampai -600-. manuver.tireg7.net
- 2.Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2012. Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 11 Tahun 2012, Lampiran Daftar Penyakit, Sistem Integumen, tabel Kulit, subkelompok Dermatitis Eksim, butir 39 Napkin eczema (4A). pd.fk.ub.ac.id
- 3.World Health Organization. ICD-11 for Mortality and Morbidity Statistics, versi 2025-01. Kode EH40.10 dan judulnya dipakai dengan lisensi CC BY-ND 3.0 IGO. icd.who.int
- 4.Diaper Dermatitis. StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. Bacaan lanjutan, bukan sumber isi entri ini. ncbi.nlm.nih.gov