Kandidiasis Mukokutan RinganMild Mucocutaneous Candidiasis

SKDI 2012 memuat penyakit ini dua kali, di bawah dua nama dan pada dua sistem yang berbeda. Pada Sistem Integumen, tabel Kulit, subkelompok Infeksi Jamur, butir nomor 27 tertulis Kandidosis mukokutan ringan dengan tingkat 4A. Pada Sistem Gastrointestinal, Hepatobilier, dan Pankreas, kelompok Mulut, butir nomor 3 tertulis Kandidiasis mulut, juga 4A. Kata ringan hanya melekat pada butir Kulit, dan SKDI tidak memberi ukuran untuk memisahkan ringan dari berat. PPK FKTP menjawab keduanya dengan satu entri saja, berjudul Kandidiasis Mulut, yang berada pada Kelompok Umum dan bukan pada bab Kulit, dan entri itu juga bertingkat 4A. Batas praktisnya datang dari PPK: pasien dirujuk bila kandidiasisnya merupakan dampak dari penyakit lain, misalnya HIV.SKDI 2012 lists this disease twice, under two names and in two different systems. In Sistem Integumen, Kulit table, Infeksi Jamur subgroup, item 27 reads Kandidosis mukokutan ringan at level 4A. In Sistem Gastrointestinal, Hepatobilier, dan Pankreas, Mulut group, item 3 reads Kandidiasis mulut, also 4A. The word ringan, meaning mild, attaches only to the Kulit item, and SKDI gives no measure that separates mild from severe. PPK FKTP answers both with a single entry, titled Kandidiasis Mulut, which sits in Kelompok Umum rather than in the Kulit chapter, and that entry is graded 4A as well. The practical limit comes from PPK: refer when the candidiasis is a consequence of another disease, HIV being the example given.

Kandidiasis mukokutan adalah infeksi Candida albicans pada mukosa dan kulit. Candida albicans dapat menyerang kulit, mukosa, dan organ dalam; bayi tertular saat melewati jalan lahir, atau dari dot yang tidak steril 1. Bentuk ringan pada layanan primer datang sebagai guam di mukosa mulut, dan sebagai bercak merah dengan maserasi di kulit sekitar mulut dan di lipatan kulit 1. Satu-satunya faktor risiko yang diberikan adalah imunodefisiensi 1.

Yang perlu diketahui sebelum entri ini dipakai: PPK FKTP tidak memiliki entri bernama kandidiasis mukokutan ringan. Entri kandidiasis satu-satunya pada panduan itu berjudul Kandidiasis Mulut dan berada di kelompok umum, bukan di bab Kulit 1. Isinya sudah menyentuh separuh kulit dari nama mukokutan, karena pemeriksaan fisiknya mencakup kulit sekitar mulut dan lipatan kulit, tetapi tidak pernah membahas kandidiasis kulit di luar wilayah itu. SKDI 2012 sendiri memuat dua butir terpisah, kandidiasis mulut dan kandidosis mukokutan ringan, keduanya 4A 2.

Tingkat kemampuan dokter layanan primer 4A 2.

Mucocutaneous candidiasis is Candida albicans infection of mucosa and skin. Candida albicans can attack skin, mucosa, and internal organs; an infant is infected on the way through the birth canal, or from an unsterile teat 1. The mild form seen in primary care arrives as thrush on the oral mucosa, and as red patches with maceration on the skin around the mouth and in the skin folds 1. The only risk factor given is immunodeficiency 1.

What to know before using this entry: PPK FKTP has no entry called mild mucocutaneous candidiasis. Its only candidiasis entry is titled Kandidiasis Mulut, oral candidiasis, and sits in the general group rather than in the Kulit chapter 1. Its content already touches the cutaneous half of the name, because the examination section covers the skin around the mouth and the skin folds, but it never addresses cutaneous candidiasis beyond that territory. SKDI 2012 itself carries two separate items, oral candidiasis and mild mucocutaneous candidosis, both at 4A 2.

Primary care competency is 4A 2.

MengenaliRecognising it

Anamnesis 1:

  • Gatal dan perih pada mukosa mulut.
  • Daya kecap berkurang.
  • Ada rasa logam di mulut. Panduan menuliskannya sebagai "rasa metal" tanpa menerangkannya lebih jauh, sehingga keluhan ini perlu ditanyakan dengan kata-kata pasien sendiri.
  • Faktor risiko yang diberikan hanya satu, yaitu imunodefisiensi.

Pemeriksaan fisik. Dua temuan 1:

  • Bercak merah dengan maserasi di kulit sekitar mulut dan di lipatan kulit, dikelilingi bercak merah terpisah yang berdiri sendiri di sekitarnya, yaitu lesi satelit.
  • Guam atau oral thrush, yaitu selaput pseudomembran pada mukosa mulut.

History 1:

  • Itch and soreness of the oral mucosa.
  • Reduced sense of taste.
  • A metallic sensation in the mouth. The guideline writes this as "rasa metal" and takes it no further, so the symptom is best drawn out in the patient's own words.
  • Only one risk factor is given, immunodeficiency.

Examination. Two findings 1:

  • Red patches with maceration on the skin around the mouth and in the skin folds, ringed by separate red patches standing on their own nearby, the satellite lesions.
  • Thrush, a pseudomembranous film on the oral mucosa.
Memeriksa aksesChecking access

RujukanReferences

  1. 1.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama. Lampiran KMK HK.01.07/MENKES/1186/2022, Huruf A Kelompok Umum angka 9 Kandidiasis Mulut. manuver.tireg7.net
  2. 2.Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2012. Lampiran Daftar Penyakit, Sistem Integumen tabel Kulit butir 27, dan Sistem Gastrointestinal, Hepatobilier, dan Pankreas kelompok Mulut butir 3. pd.fk.ub.ac.id
  3. 3.Taylor M, Brizuela M, Raja A. Oral Candidiasis. StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023. ncbi.nlm.nih.gov

SPARK Atlas adalah alat bantu rujukan untuk klinisi, bukan pengganti penilaian klinis. Verifikasi setiap keputusan terhadap kondisi pasien dan pedoman terkini.SPARK Atlas is a reference aid for clinicians, not a substitute for clinical judgement. Verify every decision against the patient in front of you and current guidance.