Inverted NippleInverted Nipple

SKDI 2012 menempatkan inverted nipple pada tabel Sistem Reproduksi, subkelompok Payudara, butir 92, dengan tingkat kemampuan 4A tanpa kata pembatas [2]. Butir 90 mastitis dan butir 91 cracked nipple juga 4A, sedangkan butir 89 inflamasi dan abses hanya bertingkat 2. Batas praktisnya justru tidak datang dari entri PPK, dan itu masalahnya [1]: - Entri tidak memuat kriteria rujukan sama sekali. - Bagian diagnosisnya sendiri menyatakan bahwa puting derajat 3 membutuhkan pembedahan untuk dikeluarkan dan saluran ASI-nya terkonstriksi sehingga tidak memungkinkan untuk menyusui, dan pembedahan itu bukan tindakan tingkat pertama. - Kriteria derajat 2 dan 3 memuat temuan histologi, sedangkan entri yang sama menyatakan tidak diperlukan pemeriksaan penunjang. - Entri tidak memuat diagnosis banding, padahal puting yang tertarik ke dalam pada perempuan yang tidak menyusui punya arti yang sama sekali lain.SKDI 2012 places inverted nipple in the Sistem Reproduksi table, Payudara subgroup, item 92, at competency level 4A with no qualifying words [2]. Item 90, mastitis, and item 91, cracked nipple, are also 4A, while item 89, inflammation and abscess, is graded only 2. The practical limits do not come from the PPK entry, and that is the problem [1]: - The entry carries no referral criteria at all. - Its own diagnostic section states that a grade 3 nipple needs surgery to be everted and that its ducts are constricted so breastfeeding is not possible, and that surgery is not a primary care procedure. - The grade 2 and grade 3 criteria include histological findings, while the same entry states that no investigation is needed. - The entry carries no differential diagnosis, even though a nipple drawn inwards in a woman who is not breastfeeding means something entirely different.

Puting susu punya beberapa bentuk, dan sebagian ibu mendapati putingnya datar atau terlalu pendek sehingga menyusui menjadi sulit 1. Akibatnya jatuh pada bayi: bayi tidak menerima ASI dengan baik dan cukup 1. Pada sebagian kasus puting muncul kembali bila dirangsang, dan pada sebagian lain retraksinya menetap 1.

Yang perlu dipegang sejak awal adalah bahwa ini masalah mekanik, bukan penyakit. Tidak ada obat pada entri ini, dan seluruh tata laksananya adalah mengeluarkan putingnya lalu menjaga bayi tetap menyusu. Waktu paling menentukan adalah jam-jam pertama sesudah lahir, dan langkah pertamanya adalah Inisiasi Menyusu Dini 1.

Mengapa entri ini penting melampaui kesulitan melekat. Puting yang tidak menonjol membuat bayi melekat pada ujung puting saja, dan pelekatan seperti itu adalah penyebab utama puting lecet; puting lecet dengan susu yang tertahan adalah jalan menuju mastitis 14. Cracked nipple dan mastitis masing-masing punya entri Atlas tersendiri, dan di sanalah tata laksana keduanya dibahas.

Yang perlu ditanyakan dan diperiksa lebih dahulu 14:

  • Sejak kapan putingnya seperti itu, karena bentuk yang selalu begitu berbeda artinya dari puting yang baru belakangan tertarik ke dalam.
  • Apakah putingnya keluar bila dirangsang, karena itu yang memisahkan derajat 1 dari derajat 2 dan 3.
  • Apakah bayinya dapat melekat dan berapa berat badannya, karena inilah akibat yang diukur.
  • Apakah sudah ada lecet pada putingnya.

Tingkat kemampuan dokter layanan primer 4A 2.

Nipples come in several shapes, and some mothers find theirs flat or too short, which makes feeding difficult 1. The consequence falls on the baby: the infant does not receive breast milk properly or in sufficient amount 1. In some cases the nipple comes out again when stimulated; in others the retraction is fixed 1.

What to hold on to from the start is that this is a mechanical problem rather than a disease. There is no drug in this entry, and the whole of its management is to draw the nipple out and keep the baby feeding. The decisive time is the first hours after birth, and the first step is early initiation of breastfeeding 1.

Why this entry matters beyond the difficulty of attaching. A nipple that does not protrude makes the baby attach to the nipple tip alone, and that kind of attachment is the main cause of a cracked nipple; a cracked nipple with retained milk is the road to mastitis 14. Cracked nipple and mastitis each have their own Atlas entry, and their management belongs there.

What to ask and look at first 14:

  • How long the nipple has been like this, because a shape that has always been there means something different from a nipple that has drawn inwards recently.
  • Whether the nipple comes out on stimulation, because that is what separates grade 1 from grades 2 and 3.
  • Whether the baby can attach and what the baby weighs, because that is the outcome being measured.
  • Whether the nipple is already cracked.

Primary care competency is 4A 2.

MengenaliRecognising it

Diagnosis ditegakkan dari anamnesis dan pemeriksaan fisik, dan entri menyatakan pemeriksaan penunjang tidak diperlukan 1.

Anamnesis, tiga keluhan 1:

  • Ibu kesulitan menyusui bayinya.
  • Puting susu tertarik.
  • Bayi sulit menyusu.

Pemeriksaan fisik 1:

  • Puting susu datar atau tenggelam.
  • Bayi sulit menyusu pada ibu.

Pemeriksaan penunjang: tidak diperlukan untuk menegakkan diagnosis 1.

Pembagian derajat, tiga tingkat 1:

  • Grade 1.
    • Puting tampak datar atau masuk ke dalam.
    • Puting mudah dikeluarkan dengan tekanan jari pada areola atau sekitarnya, dan kadang keluar sendiri tanpa dimanipulasi.
    • Saluran ASI tidak bermasalah dan ibu dapat menyusui seperti biasa.
  • Grade 2.
    • Puting dapat dikeluarkan dengan menekan areola, tetapi kembali masuk saat tekanan dilepas.
    • Terdapat kesulitan menyusui.
    • Terdapat fibrosis derajat sedang, dan saluran ASI dapat mengalami retraksi, tetapi pembedahan tidak diperlukan.
  • Grade 3.
    • Puting sulit dikeluarkan pada pemeriksaan fisik dan membutuhkan pembedahan untuk dikeluarkan.
    • Saluran ASI terkonstriksi dan tidak memungkinkan untuk menyusui.
    • Dapat terjadi infeksi, ruam, atau masalah kebersihan.

The diagnosis is made from the history and the physical examination, and the entry states that no investigation is needed 1.

History, three complaints 1:

  • The mother finds it difficult to feed her baby.
  • The nipple is drawn inwards.
  • The baby has difficulty feeding.

Physical examination 1:

  • A flat or sunken nipple.
  • A baby who struggles to feed.

Investigations: not needed to make the diagnosis 1.

Grading, three levels 1:

  • Grade 1.
    • The nipple looks flat or drawn in.
    • It comes out easily with finger pressure on or around the areola, and sometimes comes out on its own without manipulation.
    • The ducts are unaffected and the mother can feed normally.
  • Grade 2.
    • The nipple can be brought out by pressing the areola, but goes back in when the pressure is released.
    • Feeding is difficult.
    • There is moderate fibrosis and the ducts may be retracted, but surgery is not required.
  • Grade 3.
    • The nipple is hard to bring out on examination and needs surgery to be everted.
    • The ducts are constricted and breastfeeding is not possible.
    • Infection, rash or hygiene problems may occur.
Memeriksa aksesChecking access

RujukanReferences

  1. 1.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama, lampiran Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022. Lampiran I Bab II, Huruf N Kesehatan Wanita, angka 12 Inverted Nipple, halaman lampiran -776- sampai -779-. manuver.tireg7.net
  2. 2.Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2012, Lampiran Daftar Penyakit, tabel Sistem Reproduksi, subkelompok Payudara, butir 92 Inverted nipple (4A), butir 91 Cracked nipple (4A), butir 90 Mastitis (4A) dan butir 89 Inflamasi, abses (tingkat 2). pd.fk.ub.ac.id
  3. 3.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama, lampiran Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022, Huruf N Kesehatan Wanita, angka 13 Cracked Nipple dan angka 11 Mastitis. Dipakai sebagai rujukan silang; isi kedua entri itu tidak diulang di halaman ini. manuver.tireg7.net
  4. 4.World Health Organization. Infant and Young Child Feeding: Model Chapter for Textbooks for Medical Students and Allied Health Professionals, Session 7 Management of breast conditions and other breastfeeding difficulties. Geneva: WHO; 2009. Dipakai untuk mekanik pelekatan, pembanding retraksi puting yang baru muncul, bendungan payudara, dan penilaian kecukupan asupan bayi. ncbi.nlm.nih.gov
  5. 5.Inverted Nipple. StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. Bacaan lanjutan di luar PPK FKTP, bukan sumber isi entri ini. ncbi.nlm.nih.gov

SPARK Atlas adalah alat bantu rujukan untuk klinisi, bukan pengganti penilaian klinis. Verifikasi setiap keputusan terhadap kondisi pasien dan pedoman terkini.SPARK Atlas is a reference aid for clinicians, not a substitute for clinical judgement. Verify every decision against the patient in front of you and current guidance.