GoiterGoitre
SKDI 2012 menilai Goiter pada tingkat 3A: dikenali, ditangani awal, lalu dirujuk [4]. Yang penting dipahami pembaca adalah bahwa goiter dinilai sebagai butir tersendiri, terpisah dari penyakit tiroid yang menyebabkannya. Pada tabel dan halaman cetak yang sama, SKDI menilai Hipertiroid 3A, Tirotoksikosis 3B, Hipotiroid 2, Tiroiditis 2, Adenoma tiroid 2, dan Karsinoma tiroid 2 [4]. Satu kelenjar yang membesar karena itu dapat jatuh ke dalam tujuh butir yang berbeda, dengan tingkat kewenangan yang berbeda pula, dan yang menentukan bukan besarnya benjolan melainkan penyakit di belakangnya. Halaman ini adalah halaman tandanya, bukan halaman salah satu penyakitnya. Pasien dengan gejala tirotoksikosis dibaca pada halaman tirotoksikosis yang bertingkat 3B, dan halaman ini tidak mengulanginya. Dua keterampilan yang berkaitan dinilai penuh. SKDI menempatkan Palpasi kelenjar tiroid pada tingkat keterampilan 4A dan Penilaian kelenjar tiroid: hipertiroid dan hipotiroid juga pada 4A [4]. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama memberi tingkat keterampilan 4A yang sama untuk kedua keterampilan itu [1][2]. Jadi memeriksa kelenjarnya sepenuhnya menjadi pekerjaan dokter layanan primer, sementara memastikan penyakitnya tidak. PPK FKTP tidak memuat entri penyakit untuk goiter, baik pada KMK HK.01.07/MENKES/1186/2022 maupun pada perubahannya KMK HK.01.07/MENKES/1936/2022; yang ada di sana adalah dua bab keterampilan di atas beserta entri Tirotoksikosis.SKDI 2012 grades Goiter at 3A: recognise it, treat it initially, then refer [4]. What the reader has to understand is that goitre is graded as an item in its own right, separate from the thyroid diseases that cause it. In the same table and on the same printed page, SKDI grades hyperthyroidism 3A, thyrotoxicosis 3B, hypothyroidism 2, thyroiditis 2, thyroid adenoma 2, and thyroid carcinoma 2 [4]. One enlarged gland can therefore fall into seven different items with different levels of authority, and what decides it is not the size of the swelling but the disease behind it. This page is the page for the sign, not for any one of the diseases. A patient with thyrotoxic features is read on the thyrotoxicosis page, which is graded 3B, and this page does not repeat it. Two related skills are graded in full. SKDI puts thyroid palpation at skill level 4A and thyroid assessment for hyperthyroidism and hypothyroidism also at 4A [4]. The Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama gives the same skill level 4A to both [1][2]. Examining the gland is therefore wholly the primary care doctor's work, while settling the disease is not. The PPK FKTP carries no disease entry for goitre, neither in KMK HK.01.07/MENKES/1186/2022 nor in its amendment KMK HK.01.07/MENKES/1936/2022; what stands there are the two skills chapters above together with the thyrotoxicosis entry.
Goiter adalah pembesaran kelenjar tiroid. Dalam keadaan normal kelenjar itu tidak teraba, sehingga kelenjar yang teraba sudah membesar 1.
Goiter adalah tanda, bukan diagnosis. Kekurangan maupun kelebihan iodium sama-sama dapat menimbulkan hiperplasia kelenjar tiroid, dan tidak semua pembesaran disebabkan kekurangan iodium; penyakit tiroid lain, termasuk tirotoksikosis, memberi gambaran yang sama 3. Pembesaran difus tanpa nodul mengarah ke penyakit Graves, tiroiditis Hashimoto, dan goiter endemik 2.
Di Indonesia goiter adalah masalah kesehatan masyarakat sekaligus temuan pada satu pasien. Angka prevalensi gondok nasional pada anak usia sekolah tercatat 27,7 persen pada 1990, 9,8 persen pada 1998, dan 11,1 persen pada 2003 3. Cakupan rumah tangga yang memakai garam beriodium sesuai syarat tercatat 62,3 persen pada 2007 dan 77,1 persen pada 2013 3.
Halaman ini bertingkat 3A dan merupakan halaman tandanya. Pemeriksaan kelenjarnya sendiri adalah keterampilan 4A yang dikuasai penuh dokter layanan primer 12; yang dirujuk adalah penetapan penyakit di belakangnya. Pasien dengan gejala tirotoksikosis dibaca pada halaman tirotoksikosis, yang bertingkat 3B 4.
Goitre is enlargement of the thyroid gland. Normally the gland is impalpable, so a gland you can feel is already enlarged 1.
Goitre is a sign rather than a diagnosis. Both too little and too much iodine can produce thyroid hyperplasia, and not every enlargement is from iodine deficiency; other thyroid diseases, thyrotoxicosis among them, give the same appearance 3. Diffuse enlargement without nodules points to Graves disease, Hashimoto thyroiditis, and endemic goitre 2.
In Indonesia goitre is a public health problem as well as a finding in one patient. The national goitre prevalence in school age children was recorded at 27.7 percent in 1990, 9.8 percent in 1998, and 11.1 percent in 2003 3. Household coverage of adequately iodised salt was recorded at 62.3 percent in 2007 and 77.1 percent in 2013 3.
This page is graded 3A and is the page for the sign. Examining the gland is itself a 4A skill held fully by the primary care doctor 12; what is referred is settling the disease behind it. A patient with thyrotoxic features is read on the thyrotoxicosis page, which is graded 3B 4.
MengenaliRecognising it
Palpasi kelenjar tiroid, keterampilan 4A 1:
- Pasien duduk, pemeriksa berdiri tepat di belakangnya, dan pasien diminta sedikit menunduk untuk merilekskan otot sternokleidomastoideus.
- Palpasi dengan dua tangan dari arah belakang, jari telunjuk tepat di bawah tulang krikoid.
- Minta pasien menelan, sehingga pergerakan ismus tiroid dapat dirasakan.
- Dorong trakea ke satu sisi dengan satu tangan, lalu palpasi lobus lateral pada sisi seberangnya dan tentukan batasnya.
- Nilai ukuran, bentuk, dan konsistensinya, serta apakah ada nodul, massa, atau nyeri tekan.
- Bila kelenjarnya teraba membesar, auskultasi dengan stetoskop di atas kelenjar dan perhatikan ada tidaknya bruit.
- Dalam keadaan normal kelenjar tiroid tidak teraba. Bila ada pembesaran, pemeriksaan laboratorium yang sesuai dianjurkan untuk memastikan diagnosisnya.
Thyroid palpation, a 4A skill 1:
- The patient sits and the examiner stands directly behind, asking the patient to flex the neck slightly to relax the sternocleidomastoid.
- Palpate with both hands from behind, the index fingers just below the cricoid cartilage.
- Ask the patient to swallow, so that movement of the thyroid isthmus can be felt.
- Push the trachea to one side with one hand, then palpate the lateral lobe on the other side and define its border.
- Judge size, shape and consistency, and note any nodule, mass, or tenderness.
- If the gland feels enlarged, auscultate over it with a stethoscope and note whether there is a bruit.
- Normally the thyroid is impalpable. Where there is enlargement, the appropriate laboratory tests are recommended to settle the diagnosis.
RujukanReferences
- 1.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama, Lampiran I KMK HK.01.07/MENKES/1186/2022, Bab III Daftar Keterampilan Klinis, Huruf M angka 3 Penilaian Kelenjar Tiroid: Hipertiroid dan Hipotiroid, Tingkat Keterampilan 4A, halaman lampiran -1091- sampai -1092-. manuver.tireg7.net
- 2.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama, Lampiran I KMK HK.01.07/MENKES/1186/2022, Bab III Daftar Keterampilan Klinis, Huruf H angka 1 Pemeriksaan Leher, Tingkat Keterampilan 4A, halaman lampiran -981- sampai -983-, bagian Analisis Hasil Pemeriksaan untuk kelenjar tiroid dan benjolan leher. manuver.tireg7.net
- 3.Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. Surveilans untuk Mengatasi Masalah Gangguan Akibat Kekurangan Iodium. Kriteria palpasi Grade 0 sampai Grade 2, Tabel 1.1 besaran masalah GAKI, Tabel 2.3 tingkat endemisitas, syarat garam beriodium, dan uji cepat garam. badankebijakan.kemkes.go.id
- 4.Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2012. Lampiran Daftar Penyakit, tabel Sistem Endokrin, Metabolik, dan Nutrisi, nomor 16 Goiter pada tingkat 3A beserta nomor 13, 14, 15, 17, 24, dan 25 pada tingkat yang berbeda, halaman cetak 51; serta Lampiran Daftar Keterampilan Klinis untuk palpasi dan penilaian kelenjar tiroid pada tingkat keterampilan 4A, halaman cetak 69 dan 76. pd.fk.ub.ac.id
- 5.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama, Lampiran I KMK HK.01.07/MENKES/1186/2022, Huruf L Metabolik Endokrin Dan Nutrisi angka 2 Tirotoksikosis, halaman lampiran -656-, daftar penyebab hipertiroidisme primer. manuver.tireg7.net
- 6.Can AS, Rehman A. Goiter. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. Bacaan lanjutan, hanya ditautkan. ncbi.nlm.nih.gov