Gangguan wahamDelusional disorder
SKDI 2012 menilai gangguan waham pada tabel PSIKIATRI, kelompok Psikosis, butir nomor 6, dengan Tingkat Kemampuan 3A dan tanpa kata pembatas [2]. Tingkat 3A berarti dokter menegakkan diagnosis, memberi terapi pendahuluan, lalu merujuk. Seluruh kelompok itu dinilai sama, yaitu skizofrenia butir 5, gangguan waham butir 6, gangguan psikotik butir 7, dan gangguan skizoafektif butir 8, semuanya 3A [2]. Judul kelompoknya sendiri menyebut penyakit ini dengan nama yang lebih panjang, yaitu gangguan waham menetap, dan kata menetap itulah yang membedakannya dari psikosis akut yang berdiri pada judul kelompok yang sama [2]. Tidak ada entri PPK FKTP untuk gangguan waham. Sesudah KMK 1936/2022, Huruf I Psikiatri berisi tujuh angka, dan tidak satu pun berjudul gangguan waham [3]. Yang paling dekat adalah angka 5 Gangguan Psikotik, entri yang tidak diubah amendemen sehingga tetap berlaku dalam rumusan lampiran KMK 1186/2022, dan entri itu memang menempatkan waham sebagai salah satu dari dua manifestasi sindrom psikotik di layanan primer [1]. Entri itu juga berkepala Tingkat Kemampuan 3A, sama dengan SKDI. Karena itu susunan halaman ini: alur layanan primernya diambil dari entri Gangguan Psikotik yang berlaku [1], sedangkan yang memisahkan gangguan waham dari skizofrenia diambil dari klasifikasi internasional [4], karena tidak ada dokumen nasional yang dibaca sesi ini yang memuat kriteria pemisah itu. SPARK memuat entri skizofrenia tersendiri, dan gangguan waham berdiri sebagai salah satu diagnosis banding pada pedoman nasional untuk skizofrenia [5].SKDI 2012 grades delusional disorder in the PSYCHIATRY table, psychosis group, item number 6, at competency level 3A with no qualifier [2]. Level 3A means the doctor makes the diagnosis, gives initial treatment, and refers. The whole group is graded the same, that is schizophrenia at item 5, delusional disorder at item 6, psychotic disorder at item 7, and schizoaffective disorder at item 8, all 3A [2]. The group heading itself names this disease with a longer title, persistent delusional disorder, and it is that word persistent which separates it from the acute psychosis standing in the same heading [2]. There is no PPK FKTP entry for delusional disorder. After KMK 1936/2022, Letter I Psychiatry holds seven items and none is titled delusional disorder [3]. The nearest is item 5, psychotic disorder, an entry the amendment left untouched so it remains in force in the wording of the KMK 1186/2022 annex, and that entry does place delusions as one of the two manifestations of the psychotic syndrome in primary care [1]. That entry is also headed competency level 3A, the same as SKDI. Hence the structure of this page: the primary care route is taken from the psychotic disorder entry in force [1], while what separates delusional disorder from schizophrenia is taken from the international classification [4], because no national document read this session carries those separating criteria. SPARK carries a separate schizophrenia entry, and delusional disorder stands as one of the differential diagnoses on the national schizophrenia guideline [5].
Gangguan waham adalah penyakit jiwa yang isinya satu hal saja: keyakinan yang salah, tidak sesuai realita dan logika, tetap dipertahankan, tidak dapat dikoreksi dengan cara apa pun, dan tidak sesuai dengan budaya setempat 1. Di luar isi keyakinan itu, pasien sering tampak seperti orang lain pada umumnya.
Justru itulah yang membuatnya sulit. Karena pekerjaan, cara bicara, dan penampilan pasien dapat tetap wajar, penyakit ini sering berjalan bertahun-tahun sebelum ada yang membawanya berobat, dan yang membawanya biasanya keluarga, bukan pasien sendiri.
Jenis waham yang dikenali pedoman nasional 15:
- Waham kejar, yaitu keyakinan bahwa dirinya sedang dikejar, diikuti, atau hendak dicelakai.
- Waham kebesaran.
- Waham rujukan, yaitu peristiwa netral dirasakan tertuju kepada dirinya.
- Waham kendali dan waham pengaruh.
- Waham penyiaran dan penyisipan pikiran.
- Waham aneh.
Yang memisahkannya dari skizofrenia adalah apa yang tidak ada. Klasifikasi internasional menempatkan gangguan waham sebagai waham yang bertahan sekurangnya tiga bulan dan sering jauh lebih lama, tanpa halusinasi yang jelas dan menetap, tanpa gejala negatif, tanpa kekacauan proses pikir, dan tanpa pengalaman dikendalikan atau dipengaruhi 4. Di luar hal yang berhubungan langsung dengan wahamnya, afek, pembicaraan, dan perilaku pasien biasanya tidak terganggu 4.
Faktor yang mempengaruhi, menurut entri layanan primer untuk sindrom psikotik 1:
- Faktor biologis, yaitu hiperaktivitas sistem dopaminergik dan faktor genetik.
- Ciri kepribadian tertentu yang imatur, misalnya ciri skizoid, paranoid, dan dependen.
- Adanya stresor kehidupan.
SKDI 2012 menilai penyakit ini 3A, yaitu mendiagnosis, memberi terapi pendahuluan, lalu merujuk 2. Tidak ada entri PPK FKTP untuk gangguan waham; yang berlaku di layanan primer adalah entri Gangguan Psikotik, yang juga dinilai 3A 13.
Satu hal harus dinyatakan sejak awal. Waham kejar dan waham cemburu sering tertuju pada orang tertentu yang bernama, dan entri layanan primer yang berlaku menyebut kecurigaan yang berat serta perilaku kekerasan di dalam daftar keluhannya 1. Keselamatan orang itu adalah bagian dari penilaian, bukan tambahan.
Delusional disorder is an illness whose content is a single thing: a false belief, out of keeping with reality and logic, held on to, incorrigible by any means, and not in keeping with the local culture 1. Outside the content of that belief the patient often looks like anyone else.
That is exactly what makes it difficult. Because work, speech and appearance can stay unremarkable, this illness often runs for years before anyone brings the patient for treatment, and the person who brings them is usually a relative rather than the patient.
The types of delusion the national guidelines recognise 15:
- Persecutory delusions, the belief that one is being chased, followed, or is about to be harmed.
- Grandiose delusions.
- Delusions of reference, in which neutral events are felt to be aimed at the patient.
- Delusions of control and of influence.
- Thought broadcasting and thought insertion.
- Bizarre delusions.
What separates it from schizophrenia is what is absent. The international classification places delusional disorder as a delusion persisting for at least three months and often far longer, without clear and persistent hallucinations, without negative symptoms, without disorganised thinking, and without experiences of influence, passivity or control 4. Apart from matters directly connected to the delusion, the patient's affect, speech and behaviour are usually unaffected 4.
The factors named in the primary care entry for the psychotic syndrome 1:
- Biological factors, that is hyperactivity of the dopaminergic system and genetic factors.
- Certain immature personality traits, for example schizoid, paranoid and dependent traits.
- The presence of life stressors.
SKDI 2012 grades this disease 3A, that is diagnose, give initial treatment, and refer 2. There is no PPK FKTP entry for delusional disorder; what applies in primary care is the psychotic disorder entry, which is also graded 3A 13.
One thing has to be said at the outset. Persecutory and jealous delusions are frequently aimed at a specific named person, and the primary care entry in force names severe suspiciousness and violent behaviour within its list of complaints 1. That person's safety is part of the assessment, not an extra.
MengenaliRecognising it
Siapa yang datang. Pasien dengan gangguan waham jarang datang sendiri karena tilikannya tidak ada, sehingga anamnesis alo dari keluarga bukan pelengkap melainkan sumber utama.
Keluhan yang membawa pasien ke layanan primer, menurut entri Gangguan Psikotik yang berlaku 1:
- Adanya pikiran aneh yang tidak sesuai realita.
- Kecurigaan yang berat.
- Marah tanpa sebab yang jelas.
- Perilaku kacau atau perilaku kekerasan.
- Sulit berpikir atau sulit berkonsentrasi.
- Tidak dapat tidur dan tidak mau makan.
- Perasaan gelisah, tidak dapat tenang, dan ketakutan.
- Menarik diri dari lingkungannya dan tidak merawat diri dengan baik.
Who arrives. Patients with delusional disorder rarely come on their own because insight is absent, so the account from a relative is not a supplement but the main source.
The complaints that bring the patient to primary care, from the psychotic disorder entry in force 1:
- Odd thoughts out of keeping with reality.
- Severe suspiciousness.
- Anger with no clear cause.
- Disorganised behaviour or violent behaviour.
- Difficulty thinking or concentrating.
- Inability to sleep and refusal to eat.
- Restlessness, an inability to settle, and fearfulness.
- Withdrawal from those around them and poor self care.
RujukanReferences
- 1.Kemenkes RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama, Lampiran KMK HK.01.07/MENKES/1186/2022, Huruf I Psikiatri angka 5 Gangguan Psikotik. Entri ini tidak diubah KMK 1936/2022 sehingga tetap berlaku, dan menjadi sumber jangkar halaman ini karena tidak ada entri PPK FKTP untuk gangguan waham. jdih.kemkes.go.id
- 2.Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2012, Lampiran Daftar Penyakit, tabel Psikiatri, kelompok Psikosis, nomor 6 dengan nomor 5, 7 dan 8 sebagai pembanding. pd.fk.ub.ac.id
- 3.Kemenkes RI. Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1936/2022 tentang Perubahan atas KMK HK.01.07/MENKES/1186/2022, Pasal I angka 1 huruf b butir 5) dan angka 2 huruf b. Dipakai untuk memastikan susunan Huruf I Psikiatri yang berlaku dan bahwa entri Gangguan Psikotik tidak termasuk yang diubah. diskes.badungkab.go.id
- 4.World Health Organization. International Classification of Diseases 11th Revision, Mortality and Morbidity Statistics, kategori 6A24. Dipakai untuk kriteria yang memisahkan gangguan waham dari skizofrenia, karena dokumen nasional yang dibaca entri ini tidak memuatnya. icd.who.int
- 5.Kemenkes RI. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Jiwa, KMK HK.02.02/MENKES/73/2015, Huruf E Skizofrenia. Dipakai untuk definisi dan jenis waham serta untuk daftar pembanding kondisi medis umum dan gangguan kepribadian. kemkes.go.id
- 6.Joseph SM, Siddiqui W. Delusional Disorder. StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. Bacaan lanjutan, bukan sumber isi entri ini. ncbi.nlm.nih.gov