Gangguan campuran cemas dan depresiMixed anxiety and depressive disorder
SKDI 2012 menilai gangguan campuran cemas depresi pada tabel PSIKIATRI, kelompok Gangguan Cemas Lainnya, butir nomor 21, dengan Tingkat Kemampuan 3A dan tanpa kata pembatas [2]. Tingkat 3A berarti dokter menegakkan diagnosis, memberi terapi pendahuluan, lalu merujuk. Header entri PPK FKTP yang berlaku memuat angka yang sama, yaitu Tingkat Kemampuan 3A [1], sehingga tidak ada selisih kewenangan yang perlu didamaikan pada penyakit ini. Yang justru perlu diperhatikan adalah tetangganya. Gangguan depresi ringan-sedang, yang ditambahkan KMK 1936/2022 sebagai angka 6 Huruf I Psikiatri, berkepala Tingkat Kemampuan 4A [3]. Jadi dua diagnosis yang lebih berat, yaitu depresi ringan dan depresi sedang, boleh ditangani dokter umum sampai tuntas, sementara kategori campuran yang gejalanya justru lebih ringan berhenti pada terapi pendahuluan lalu dirujuk. Susunan itu masuk akal begitu dibaca dari sisi ketidakpastiannya, bukan dari sisi beratnya. Kategori campuran dipakai ketika tidak satu pun gejalanya cukup berat untuk menegakkan diagnosis tersendiri, sehingga diagnosisnya sendiri belum matang dan mudah berpindah. Pedoman layanan primer mencatat kategori ini berisiko tinggi berkembang menjadi gangguan cemas menyeluruh ataupun depresi [1], dan pasien yang diagnosisnya belum jelas berdiri sebagai kriteria rujukan pada entri yang sama [1]. Ini satu-satunya dari kelompok cemas yang benar-benar punya entri PPK FKTP tersendiri. Huruf I Psikiatri sesudah KMK 1936/2022 berisi tujuh angka, dan angka 4 adalah entri ini, salah satu dari empat entri yang diganti seluruhnya oleh amendemen tersebut [1].SKDI 2012 grades mixed anxiety and depressive disorder in the PSYCHIATRY table, other anxiety disorders group, item number 21, at competency level 3A with no qualifier [2]. Level 3A means the doctor makes the diagnosis, gives initial treatment, and refers. The header of the PPK FKTP entry in force carries the same figure, competency level 3A [1], so there is no competency gap to reconcile on this disease. What does deserve attention is the neighbour. Mild to moderate depressive disorder, added by KMK 1936/2022 as item 6 of Letter I Psychiatry, is headed competency level 4A [3]. So two heavier diagnoses, mild depression and moderate depression, may be managed by a general practitioner to completion, while the mixed category, whose symptoms are by definition lighter, stops at initial treatment and is referred. That arrangement makes sense once it is read as a statement about uncertainty rather than about severity. The mixed category is used when no symptom set is severe enough to establish a diagnosis of its own, so the diagnosis itself is unripe and easily moves. The primary care guideline records that this category carries a high risk of progressing to generalised anxiety disorder or to depression [1], and a patient whose diagnosis is unclear stands as a referral criterion on the same entry [1]. This is the only one of the anxiety group with a PPK FKTP entry of its own. Letter I Psychiatry after KMK 1936/2022 holds seven items, and item 4 is this entry, one of the four replaced outright by that amendment [1].
Gangguan campuran cemas dan depresi adalah gejala kecemasan dan gejala depresi yang berjalan bersamaan, cukup berarti untuk menegakkan diagnosis psikiatri, tetapi tidak satu pun di antara keduanya jelas mendominasi 1. Kriteria gangguan cemas menyeluruh maupun depresi mayor tidak terpenuhi 1.
Kategori ini bukan hal langka. Sekitar 85 persen pasien depresi juga mengalami gejala kecemasan, dan sekitar 90 persen pasien dengan kecemasan mengalami gejala depresi 1. Kategori ini dapat muncul pada semua usia, dari masa kanak-kanak dan remaja sampai usia tua 1.
Yang membuatnya penting di layanan primer adalah cara pasien datang. Yang muncul lebih dulu sering satu atau lebih gejala fisik, misalnya rasa lelah atau nyeri, dan suasana hati yang tertekan atau kecemasannya baru terungkap pada anamnesis lanjutan 1.
Faktor risikonya dibagi tiga 1:
- Biologis: riwayat keluarga, penyakit kronik, nyeri, penggunaan obat multipel, dan cedera otak.
- Psikologis: ketidakmampuan mengelola konflik dan pola pikir yang maladaptif.
- Sosial: keterbatasan ekonomi, kekerasan, budaya, pola hidup yang tidak sehat, dan dukungan sosial yang minim.
Kategori ini adalah tempat berhenti terakhir, bukan tempat berangkat. Bila kedua kelompok gejala sudah cukup berat untuk menegakkan diagnosisnya masing-masing, kedua diagnosis itulah yang dipakai dan kategori campuran tidak boleh dipakai; bila hanya satu diagnosis yang dapat dikemukakan, gangguan depresif yang diutamakan 1. Bila gejalanya berkaitan erat dengan stres kehidupan yang jelas, yang dipakai adalah kategori gangguan penyesuaian 1.
SKDI 2012 menilai penyakit ini 3A, dan header entri PPK FKTP memuat angka yang sama 12. Ini bukan keadaan yang mengancam jiwa 1, tetapi ide dan tindakan bunuh diri termasuk gejala yang sering muncul pada kategori ini 1, sehingga keduanya harus ditanyakan sejak kunjungan pertama.
Prognosis 1:
- Sebagian besar pasien tidak lagi mengalami tekanan psikologis yang bermakna, yaitu 61 persen pada tiga bulan pertama dan 69 persen pada satu tahun.
- Dibandingkan orang tanpa gangguan ini, risiko mengalami distres bermakna pada tiga bulan pertama dua kali lipat, dengan rasio tingkat kejadian 2,39 dan selang kepercayaan 95 persen 1,29 sampai 4,42.
- Penurunan kualitas hidupnya bersifat menetap.
Mixed anxiety and depressive disorder means anxious and depressive symptoms running together, significant enough to warrant a psychiatric diagnosis, with neither of them clearly dominant 1. The criteria for generalised anxiety disorder and for major depression are both unmet 1.
This category is not rare. About 85 percent of patients with depression also have anxiety symptoms, and about 90 percent of patients with anxiety have depressive symptoms 1. It can arise at any age, from childhood and adolescence through to old age 1.
What makes it matter in primary care is how the patient arrives. What surfaces first is often one or more physical symptoms, for example tiredness or pain, and the low mood or the anxiety only emerges on further questioning 1.
The risk factors fall into three groups 1:
- Biological: family history, chronic illness, pain, use of multiple medications, and brain injury.
- Psychological: an inability to manage conflict and maladaptive thinking patterns.
- Social: economic hardship, violence, culture, an unhealthy way of living, and thin social support.
This category is the last stop rather than the point of departure. Where both symptom sets are already severe enough to establish their own diagnoses, both of those diagnoses are used and the mixed category may not be; where only one diagnosis can be given, the depressive disorder takes priority 1. Where the symptoms are closely tied to a clear life stress, the adjustment disorder category is the one to use 1.
SKDI 2012 grades this disease 3A, and the header of the PPK FKTP entry carries the same figure 12. This is not a life threatening condition 1, but suicidal thoughts and acts are among the symptoms that commonly appear in this category 1, so both must be asked about from the first visit.
Prognosis 1:
- Most patients are free of significant psychological distress, that is 61 percent in the first three months and 69 percent at one year.
- Compared with people without this disorder, the risk of significant distress in the first three months is doubled, with an incidence rate ratio of 2.39 and a 95 percent confidence interval of 1.29 to 4.42.
- The reduction in quality of life is persistent.
MengenaliRecognising it
Anamnesis. Pasien datang dengan gejala kecemasan dan gejala depresi sekaligus, dan yang muncul lebih dulu sering satu atau lebih gejala fisik, misalnya rasa lelah atau nyeri; suasana hati yang tertekan atau kecemasannya terungkap pada anamnesis lanjutan 1.
Gejala terkait yang sering muncul 1:
- Gangguan tidur.
- Gemetar.
- Rasa lelah atau kehilangan energi.
- Jantung berdebar.
- Sulit berkonsentrasi.
- Pusing.
- Nafsu makan terganggu.
- Mulut kering.
- Kehilangan libido.
- Ketegangan dan kegelisahan.
- Pikiran atau tindakan bunuh diri.
- Butir terakhir ini berdiri di dalam daftar gejala biasa pedoman, bukan di bawah judul tanda bahaya, sehingga mudah terlewat pada pembacaan cepat. Butir yang sama menjadi kriteria rujukan pertama pada entri yang sama 1.
History. The patient arrives with anxious and depressive symptoms together, and what surfaces first is often one or more physical symptoms, for example tiredness or pain; the low mood or the anxiety emerges on further questioning 1.
Associated symptoms that commonly appear 1:
- Sleep disturbance.
- Trembling.
- Tiredness or loss of energy.
- Palpitations.
- Difficulty concentrating.
- Dizziness.
- Disturbed appetite.
- Dry mouth.
- Loss of libido.
- Tension and restlessness.
- Suicidal thoughts or acts.
- This last item sits inside the guideline's ordinary symptom list rather than under a red flag heading, so it is easily missed on a quick read. The same item is the first referral criterion on the same entry 1.
RujukanReferences
- 1.Kemenkes RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama, Lampiran I KMK HK.01.07/MENKES/1936/2022, Huruf I Psikiatri angka 4 Gangguan Campuran Anxietas Dan Depresi. Sumber jangkar entri ini. diskes.badungkab.go.id
- 2.Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2012, Lampiran Daftar Penyakit, tabel Psikiatri, nomor 21 dengan nomor 19, 20 dan 22 sebagai pembanding. pd.fk.ub.ac.id
- 3.Kemenkes RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama, Lampiran I KMK HK.01.07/MENKES/1936/2022, Huruf I Psikiatri angka 6 Gangguan Depresi Ringan-Sedang. Dipakai sebagai pembanding kewenangan dan sebagai tujuan perpindahan diagnosis. diskes.badungkab.go.id
- 4.World Health Organization. International Classification of Diseases 11th Revision, Mortality and Morbidity Statistics, kategori 6A73 dalam kelompok gangguan suasana perasaan. Dipakai hanya untuk kode dan penempatannya dalam klasifikasi. icd.who.int
- 5.Munir S, Takov V. Generalized Anxiety Disorder. StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. Bacaan lanjutan untuk sisi cemas penyakit ini, bukan sumber isi entri ini. ncbi.nlm.nih.gov