DakrioadenitisDacryoadenitis
SKDI 2012 memberi butir 17 Dakrioadenitis tingkat 3A pada tabel Sistem Indra bagian Mata, subkelompok Aparatus Lakrimalis, halaman 37 [2]. Subkelompok itu berisi empat butir dan tingkatnya tidak sama: butir 17 Dakrioadenitis 3A, butir 18 Dakriosistitis 3A, butir 19 Dakriostenosis 2, dan butir 20 Laserasi duktus lakrimal 2 [2]. Jadi dua peradangan aparatus lakrimalis boleh didiagnosis dan diobati awal oleh dokter layanan primer, sementara penyempitan dan robekan salurannya tidak. Yang perlu dinyatakan terbuka: PPK FKTP tidak memuat entri Dakrioadenitis. Kelompok Mata pada lampiran KMK 1186/2022 berisi dua puluh entri dan penyakit ini bukan salah satunya [1]. Nama penyakitnya muncul satu kali saja pada seluruh keputusan menteri itu, yaitu pada analisis pemeriksaan kelopak mata di panduan keterampilan klinis, sebagai salah satu penyebab edema palpebra yang difus [3]. Satu baris itu adalah seluruh pernyataan nasional yang ada tentang penyakit ini. PERDAMI juga tidak menerbitkan pedoman nasional untuknya, dan satu-satunya PNPK PERDAMI yang dapat diunduh mengatur ulkus kornea bakteri. KMK HK.01.07/MENKES/1936/2022 tidak menambahkan entri itu dan tidak menyentuh kelompok Mata [4]. Dokumen yang lebih baru karena itu tidak bertentangan dengan SKDI, melainkan diam. Diamnya sebuah dokumen bukan pertentangan, sehingga tingkat 3A dari SKDI 2012 berdiri tanpa lawan dan isi entri ini mengikuti arti tingkat itu: kenali, kerjakan penanganan awal sejauh ada dasarnya, lalu rujuk.SKDI 2012 gives item 17 Dakrioadenitis level 3A in the Sistem Indra table under Mata, subgroup Aparatus Lakrimalis, on page 37 [2]. That subgroup holds four items and they are not graded alike: item 17 Dakrioadenitis 3A, item 18 Dakriosistitis 3A, item 19 Dakriostenosis 2, and item 20 Laserasi duktus lakrimal 2 [2]. So the two inflammations of the lacrimal apparatus may be diagnosed and started on treatment by a primary care doctor, while narrowing and laceration of the duct may not. What has to be said openly: PPK FKTP carries no Dakrioadenitis entry. The eye group in the annex to KMK 1186/2022 holds twenty entries and this disease is not one of them [1]. The name appears exactly once in the whole ministerial decision, in the analysis of the eyelid examination in the clinical skills guide, as one cause of diffuse eyelid oedema [3]. That one line is the entire national statement about this disease. PERDAMI publishes no national guideline for it either, and its only downloadable national guideline covers bacterial corneal ulcer. KMK HK.01.07/MENKES/1936/2022 adds no such entry and does not touch the eye group [4]. The newer document therefore does not disagree with SKDI; it is silent. Silence is not disagreement, so the 3A from SKDI 2012 stands unopposed and this entry follows what that level means: recognise it, do the initial handling as far as there is a basis for one, then refer.
Dakrioadenitis adalah peradangan kelenjar air mata. Kelenjar itu duduk di sudut luar atas rongga mata, di balik sepertiga luar kelopak atas, sehingga peradangannya membengkakkan kelopak justru pada sisi yang jauh dari hidung. Bentuk bengkak yang khas itulah yang memisahkannya dari bengkak kelopak yang lain.
Kompetensi dokter layanan primer 3A 2. Diagnosis ditegakkan di layanan primer, penanganan awal dikerjakan sejauh ada dasarnya, lalu pasien dirujuk. Tidak ada bagian mana pun dari entri ini yang memberi kewenangan menuntaskan penyakitnya di puskesmas.
Tidak ada panduan praktik klinis layanan primer nasional untuk penyakit ini. PPK FKTP tidak memuat entrinya, dan seluruh pernyataan nasional tentang penyakit ini berjumlah satu baris: dakrioadenitis disebut sebagai salah satu penyebab edema palpebra yang difus, bersama sindroma nefrotik, penyakit jantung, anemia, dan hipertiroid 13. Entri ini menyatakan hal itu apa adanya dan tidak menggantinya dengan pedoman asing.
Satu baris itu sendiri sudah mengajarkan sesuatu yang berguna. Empat dari lima keadaan pada daftar tersebut adalah penyakit sistemik, dan hanya dakrioadenitis yang merupakan penyakit mata 3. Jadi kelopak mata yang bengkak menuntut pertanyaan tentang ginjal, jantung, darah, dan tiroid sebelum kelopak itu sendiri dianggap sebagai seluruh persoalan.
Tidak ada faktor risiko yang ditetapkan dokumen nasional mana pun untuk penyakit ini, sehingga tidak ada daftar faktor risiko pada entri ini.
Dacryoadenitis is inflammation of the lacrimal gland. The gland sits in the upper outer corner of the orbit, behind the outer third of the upper lid, so its inflammation swells the lid on the side away from the nose. That characteristic shape of swelling is what separates it from other swollen lids.
Primary care competence is 3A 2. The diagnosis is made in primary care, initial handling is done as far as there is a basis for one, and the patient is then referred. Nothing in this entry gives authority to finish the disease at a health centre.
There is no national primary care clinical practice guideline for this disease. PPK FKTP carries no entry for it, and the whole national statement about it runs to a single line: dacryoadenitis is named as one cause of diffuse eyelid oedema, alongside nephrotic syndrome, heart disease, anaemia and hyperthyroidism 13. This entry says so plainly and does not substitute a foreign guideline for it.
That one line already teaches something useful. Four of the five conditions on that list are systemic diseases, and only dacryoadenitis is an eye disease 3. So a swollen eyelid calls for questions about kidney, heart, blood and thyroid before the lid itself is taken to be the whole problem.
No national document sets out risk factors for this disease, so this entry carries no risk factor list.
MengenaliRecognising it
Diagnosis ditegakkan dari anamnesis dan pemeriksaan eksternal mata. Tidak ada skor, tidak ada derajat, dan tidak ada pemeriksaan penunjang yang ditetapkan secara nasional, karena tidak ada entri PPK FKTP untuk penyakit ini 1.
Letak kelenjarnya menentukan seluruh gambaran, sehingga pantas dipegang lebih dulu. Kelenjar air mata berada di dalam rongga mata, di sudut luar atas, di balik sepertiga luar kelopak atas. Salurannya bermuara ke forniks konjungtiva atas bagian temporal, dan itu sebabnya peradangannya terlihat di tempat yang tidak biasa dicari.
The diagnosis rests on the history and the external eye examination. There is no score, no grading and no investigation set nationally, because there is no PPK FKTP entry for this disease 1.
Where the gland sits decides the whole picture, so it is worth holding first. The lacrimal gland lies inside the orbit, in the upper outer corner, behind the outer third of the upper lid. Its ducts open into the temporal part of the upper conjunctival fornix, and that is why its inflammation shows up somewhere nobody usually looks.
RujukanReferences
- 1.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama. Lampiran I Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022, Huruf D Mata. Dipakai untuk menunjukkan bahwa kelompok itu berisi dua puluh entri dan tidak memuat entri Dakrioadenitis, serta untuk entri angka 1 Mata Kering, angka 3 Hordeolum, angka 12 Katarak Pada Pasien Dewasa, dan angka 14 Glaukoma Kronis sebagai penyakit tetangga. manuver.tireg7.net
- 2.Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2012. Lampiran Daftar Penyakit, tabel Sistem Indra bagian Mata, subkelompok Aparatus Lakrimalis, butir 17, halaman 37; dan Daftar Keterampilan Klinis, Pemeriksaan Fisik Diagnostik Indra Penglihatan, butir 11, 12, dan 15 pada halaman 66 serta butir 34 dan 35 pada halaman 67. pd.fk.ub.ac.id
- 3.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Keterampilan Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama. Lampiran II Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022, angka 4 Pemeriksaan Eksternal Mata dengan Tingkat Keterampilan 4A, halaman lampiran -936- sampai -939-. Satu-satunya penyebutan dakrioadenitis pada keputusan menteri itu. manuver.tireg7.net
- 4.Kementerian Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1936/2022 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022. Dipakai sebagai pembanding negatif: dokumen ini tidak menyentuh Huruf D Mata. diskes.badungkab.go.id
- 5.Dacryoadenitis. StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. Bacaan lanjutan, tidak dipakai sebagai sumber isi. ncbi.nlm.nih.gov