Asma bronkialBronchial asthma

SKDI 2012 menaruh butir nomor 18 Asma bronkial pada tingkat 4A di tabel Sistem Respirasi, subkelompok Paru, tanpa melekatkan satu pun kata pembatas padanya. Yang membatasi kewenangan justru butir tetangganya: nomor 19 Status asmatikus (asma akut berat) berdiri sebagai penyakit tersendiri dengan tingkat 3B, sehingga serangan akut berat tidak ikut ke dalam 4A. Angka 4A yang sama ada pada header entri PPK FKTP, dan judul entri PPK itu sendiri menyebut asma stabil, jadi teks yang dijangkarkan Atlas memang teks untuk asma stabil. Entri PPK untuk asma akut berat adalah entri terpisah dengan Tingkat Kemampuan 3B. Batas praktis kedua datang dari entri PPK-nya sendiri: entri ini meminta rujukan pada serangan akut, baik yang sedang maupun yang berat, pada eksaserbasi yang sering, pada asma dengan komplikasi, dan pada anak juga pada asma yang tidak terkontrol, asma yang mengancam jiwa, serta asma persisten.SKDI 2012 places item 18 Asma bronkial at level 4A in the Sistem Respirasi table, Paru subgroup, attaching no qualifying word to it. What limits the authority is the item next to it: number 19 Status asmatikus (asma akut berat) stands as a separate disease at level 3B, so a severe acute attack does not travel inside that 4A. The same 4A sits in the PPK FKTP entry header, and the PPK entry title itself names stable asthma, so the text Atlas anchors on is text for stable asthma. The PPK entry for severe acute asthma is a separate entry graded 3B. A second practical limit comes from the PPK entry itself: it asks for referral in moderate and severe acute attacks, in frequent exacerbations, in asthma with complications, and in children also in uncontrolled asthma, life threatening asthma, and persistent asthma.

Asma adalah penyakit yang tidak seragam bentuknya dan selalu ditandai peradangan menahun pada saluran napas 1. Gambarannya adalah riwayat keluhan pernapasan, yaitu mengi, sesak napas, dada yang terasa berat, dan batuk, yang kuatnya naik turun mengikuti hambatan aliran udara saat mengembuskan napas 1. Pada anak, batasannya adalah mengi berulang dan atau batuk yang menetap, timbul sebagai episode, cenderung malam atau dini hari, musiman, muncul setelah beraktivitas fisik, disertai riwayat asma atau alergi lain pada pasien maupun keluarganya 1.

Prevalensinya diperkirakan 7,2 persen di seluruh dunia, yaitu 6 persen pada dewasa dan 10 persen pada anak 1. Pemeriksaan fisik sering normal di luar serangan, sehingga diagnosis banyak bertumpu pada cerita pasien dan pada pengukuran aliran napas 1.

Kompetensi dokter layanan primer 4A, dan teks yang menjadi jangkarnya adalah entri untuk asma stabil 12. Yang dirujuk:

  • Serangan akut, baik yang sedang maupun yang berat 1.
  • Eksaserbasi yang sering 1.
  • Asma dengan komplikasi 1.
  • Pada anak, juga asma yang tidak terkontrol, asma yang mengancam jiwa, dan asma persisten 1.
  • Asma akut berat berdiri sebagai butir SKDI tersendiri dengan tingkat 3B 2.

Asthma is a disease of more than one shape, always marked by long standing inflammation of the airways 1. It presents as a history of breathing complaints, wheeze, breathlessness, a heavy feeling in the chest, and cough, whose strength rises and falls with the obstruction to air leaving the lungs 1. In children the definition is recurrent wheeze and or persistent cough, arriving in episodes, tending to come at night or in the small hours, seasonal, appearing after physical activity, alongside a history of asthma or other allergy in the patient or the family 1.

Prevalence is estimated at 7.2 per cent worldwide, made up of 6 per cent in adults and 10 per cent in children 1. Physical examination is often normal between attacks, so the diagnosis leans heavily on the patient's account and on measuring airflow 1.

Primary care competency is 4A, and the text it anchors on is the entry for stable asthma 12. What is referred:

  • Acute attacks, moderate and severe alike 1.
  • Frequent exacerbations 1.
  • Asthma with complications 1.
  • In children, also uncontrolled asthma, life threatening asthma, and persistent asthma 1.
  • Severe acute asthma stands as a separate SKDI item at level 3B 2.

MengenaliRecognising it

Entri ini terbelah menjadi dua bagian yang berdiri sendiri, asma pada dewasa dan asma pada anak, dengan alat pengenalan yang berbeda pada masing-masing bagian 1.

DEWASA

Empat ciri yang menaikkan kemungkinan asma 1:

  • Keluhannya lebih dari satu sekaligus, dan pada dewasa muda inilah yang terutama berlaku: mengi, sesak napas, serta dada yang terasa berat.
  • Keluhan kerap memberat pada malam hari atau menjelang pagi.
  • Waktu dan kuatnya keluhan berubah-ubah.
  • Pemicunya dapat berupa infeksi virus, latihan fisik, pajanan alergen, pergantian cuaca, tertawa, atau bahan yang merangsang saluran napas seperti asap kendaraan, asap rokok, dan bau yang menyengat.

This entry splits into two free standing halves, asthma in adults and asthma in children, with different recognition tools in each 1.

ADULTS

Four features that raise the probability of asthma 1:

  • More than one complaint at once, which holds above all in young adults: wheeze, breathlessness, and a heavy feeling in the chest.
  • Complaints often worsen at night or towards morning.
  • The timing and strength of the complaints vary.
  • Triggers may be viral infection, physical exercise, allergen exposure, a change of weather, laughter, or airway irritants such as vehicle exhaust, cigarette smoke, and pungent smells.
Memeriksa aksesChecking access

RujukanReferences

  1. 1.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama, lampiran Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022. Lampiran I, Bab II, Huruf J Respirasi, angka 6 Asma Bronkial (Asma Stabil), halaman lampiran 445 sampai 464. manuver.tireg7.net
  2. 2.Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) 2012, Lampiran Daftar Penyakit, Sistem Respirasi subkelompok Paru: butir 18 Asma bronkial tingkat 4A; butir 19 Status asmatikus (asma akut berat) tingkat 3B. pd.fk.ub.ac.id
  3. 3.Unit Kerja Koordinasi Respirologi, Ikatan Dokter Anak Indonesia. Pedoman Nasional Asma Anak (PNAA). Jakarta: IDAI; 2004. Sumber klasifikasi derajat asma anak yang dipakai PPK FKTP.
  4. 4.Goldin J, Cataletto ME. Asthma. StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2024. Bacaan lanjutan, bukan sumber isi entri ini. ncbi.nlm.nih.gov

SPARK Atlas adalah alat bantu rujukan untuk klinisi, bukan pengganti penilaian klinis. Verifikasi setiap keputusan terhadap kondisi pasien dan pedoman terkini.SPARK Atlas is a reference aid for clinicians, not a substitute for clinical judgement. Verify every decision against the patient in front of you and current guidance.