Abses BezoldBezold abscess

Tingkat 3A berarti dokter layanan primer mendiagnosis, memberi penanganan awal, lalu merujuk. Ada satu hal yang perlu dilihat sebelum apa pun yang lain: SKDI 2012 tidak menaruh Abses Bezold di kelompok Telinga. Butir 104 Abses Bezold berada di kelompok Kepala dan Leher pada tabel yang sama, di bawah butir 103 Tortikolis dan butir 102 Higroma kistik, sementara Mastoiditis berdiri jauh di atasnya sebagai butir 74 di kelompok Telinga, Pendengaran, dan Keseimbangan. Letak itu bukan detail administratif. Ia adalah gambaran persis dari cara penyakit ini menipu: pasien datang dengan benjolan leher, dokter berpikir tentang leher, dan sumbernya berada di dalam tulang di belakang telinga. Karena itu satu-satunya cara mengenali abses Bezold adalah memeriksa telinga pada setiap abses leher.Level 3A means the primary care doctor diagnoses, gives initial treatment, then refers. One thing has to be seen before anything else: SKDI 2012 does not file Bezold abscess under the ear. Item 104 Bezold abscess sits in the head and neck group of the same table, below item 103 torticollis and item 102 cystic hygroma, while mastoiditis stands far above it as item 74 in the ear, hearing and balance group. That placement is not an administrative detail. It is an exact picture of how this disease deceives: the patient arrives with a neck lump, the doctor thinks about the neck, and the source is inside the bone behind the ear. That is why the only way to recognise a Bezold abscess is to examine the ear in every neck abscess.

Abses Bezold adalah nanah yang keluar dari ujung mastoid menembus korteks sisi dalamnya, lalu turun ke otot leher. Pedoman nasional otitis media supuratif kronik menyebutnya sebagai komplikasi mastoiditis akut ketika infeksi menyebar melalui sisi medial puncak mastoid menuju otot sternomastoid 1.

Kalimat yang menjadi alasan halaman ini ada: benjolan leher pada pasien dengan telinga bersekret bukan abses leher. Ia adalah tulang temporal yang sedang membusuk, dan lehernya hanyalah tempat nanahnya muncul.

Konsekuensi dari kalimat itu, tiga hal:

  • Menginsisi lehernya saja tidak menyelesaikan apa pun. Sumbernya berada di dalam mastoid, dan rongga leher akan terisi kembali selama sumber itu masih ada. Terapi definitifnya adalah mastoidektomi kortikal dengan eksplorasi sampai jaringan lunak leher, disertai insisi dan drainase abses serta antibiotik intravena sesuai kultur nanah yang diambil saat operasi 1.
  • Nanah yang sudah berada di leher berjalan di ruang yang sama dengan pembuluh karotis, vena jugularis interna, ruang parafaring, dan jalan turun ke mediastinum 1.
  • Sementara itu, jalur ke dalam rongga kepala tetap terbuka, karena mastoid yang sama juga berbatasan dengan sinus sigmoid dan dura.

Penyakit yang mendahuluinya:

  • Otitis media supuratif kronik, terutama tipe bahaya dengan kolesteatoma 2.
  • Otitis media akut yang tidak membaik, terlambat diobati, atau diobati setengah jalan 3.
  • Mastoiditis akut, yang merupakan tahap antara keduanya dan abses Bezold. Entri Mastoiditis di Atlas memuatnya.

Tingkat kompetensi dokter layanan primer adalah 3A 4. Kasusnya dikenali, diberi penanganan awal, lalu dirujuk sebagai kegawatan. Tidak ada bagian dari penyakit ini yang dituntaskan di layanan primer.

Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama tidak memuat entri untuk abses Bezold, dan kata Bezold tidak muncul sekali pun di seluruh lampirannya maupun di amandemen KMK 1936/2022 235. Yang memuatnya adalah Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Otitis Media Supuratif Kronik, lampiran KMK HK.01.07/MENKES/350/2018, yang memberi abses Bezold bagian tersendiri berisi definisi, tanda, letak, diagnosis banding, dan prinsip tatalaksana 1. Halaman ini bersandar pada dokumen itu.

A Bezold abscess is pus escaping through the medial cortex of the mastoid tip and running down into the muscles of the neck. The national guideline on chronic suppurative otitis media names it as a complication of acute mastoiditis in which infection spreads through the medial aspect of the mastoid tip towards the sternomastoid muscle 1.

The sentence this page exists for: a neck lump in a patient with a discharging ear is not a neck abscess. It is temporal bone that is rotting, and the neck is merely where the pus has surfaced.

Three things follow from that sentence:

  • Incising the neck alone settles nothing. The source is inside the mastoid, and the neck cavity refills while that source remains. Definitive treatment is cortical mastoidectomy with exploration down to the soft tissue of the neck, together with incision and drainage of the abscess and intravenous antibiotics guided by culture of pus taken at operation 1.
  • Pus already in the neck travels in the same planes as the carotid vessels, the internal jugular vein, the parapharyngeal space, and the route down into the mediastinum 1.
  • Meanwhile the route into the cranial cavity stays open, because the same mastoid also borders the sigmoid sinus and the dura.

The diseases that come before it:

  • Chronic suppurative otitis media, above all the dangerous type with cholesteatoma 2.
  • Acute otitis media that fails to settle, is treated late, or is treated halfway 3.
  • Acute mastoiditis, the stage between either of those and a Bezold abscess. The Atlas mastoiditis entry carries it.

Primary care competency is 3A 4. The case is recognised, given initial treatment, then referred as an emergency. No part of this disease is completed in primary care.

The national primary care guideline has no entry for Bezold abscess, and the word Bezold appears nowhere in its annex or in the 1936/2022 amendment 235. What does carry it is the national guideline on chronic suppurative otitis media, annexed to KMK HK.01.07/MENKES/350/2018, which gives Bezold abscess a section of its own with a definition, its signs, where it localises, its differential diagnosis, and the principles of its treatment 1. This page rests on that document.

MengenaliRecognising it

Satu kebiasaan menutup seluruh celah ini: otoskop dipakai pada setiap benjolan leher. Abses Bezold hanya terlewat ketika telinganya tidak pernah dilihat.

Gambaran yang dicari, mengikuti tanda dan gejala pada pedoman nasional 1:

  • Onset mendadak.
  • Trias mastoiditis akut, yaitu nyeri telinga, nyeri di belakang telinga, dan demam tinggi.
  • Pembengkakan leher yang nyeri, disertai tortikolis.
  • Riwayat telinga mengeluarkan nanah.
  • Gerakan leher yang terbatas.
  • Pendengaran yang menurun.

One habit closes this whole gap: an otoscope in every neck lump. A Bezold abscess is only missed when the ear is never looked at.

The picture to look for, following the signs and symptoms in the national guideline 1:

  • Sudden onset.
  • The acute mastoiditis triad: ear pain, pain behind the ear, and high fever.
  • A painful neck swelling, with torticollis.
  • A history of purulent discharge from the ear.
  • Restricted neck movement.
  • Reduced hearing.
Memeriksa aksesChecking access

RujukanReferences

  1. 1.Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Otitis Media Supuratif Kronik, lampiran Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/350/2018. Bagian komplikasi ekstrakranial yang memuat abses subperiosteal dan abses Bezold beserta definisi, tanda dan gejala, letak abses, diagnosis banding, dan pencitraan; bagian manajemen komplikasi yang memuat prinsip tatalaksana abses Bezold dan abses subperiosteal; bagian anamnesis dan pemeriksaan fisik yang memuat gejala komplikasi emergensi; serta angka komplikasi dari seri kasus yang dikutipnya. keslan.kemkes.go.id
  2. 2.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama. Lampiran I Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022, Bab II Huruf E Telinga, angka 3 Otitis Media Supuratif Kronik, halaman lampiran -260- sampai -263-, termasuk definisi, otoskopi tipe aman dan tipe bahaya, foto mastoid sebagai penunjang bila tersedia, daftar komplikasi, konseling, dan kriteria rujukan. manuver.tireg7.net
  3. 3.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama. Lampiran I Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022, Bab II Huruf E Telinga, angka 2 Otitis Media Akut, halaman lampiran -255- sampai -260-, termasuk definisi yang mencakup antrum dan sel mastoid, faktor risiko, daftar komplikasi, dan kriteria rujukan. manuver.tireg7.net
  4. 4.Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2012. Lampiran Daftar Penyakit, tabel TELINGA dan HIDUNG, kelompok Kepala dan Leher, butir 104 Abses Bezold dengan Tingkat Kemampuan 3A, dibaca bersama butir 74 Mastoiditis 3A pada kelompok Telinga, Pendengaran, dan Keseimbangan. pd.fk.ub.ac.id
  5. 5.Kementerian Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1936/2022 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022. Dicari dengan kata Bezold dan kata mastoid; keduanya tidak muncul, sehingga perubahan ini tidak menyentuh kondisi ini. diskes.badungkab.go.id
  6. 6.Kementerian Kesehatan RI. Panduan Keterampilan Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama. Lampiran II Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/1186/2022, angka 13 Pemeriksaan Fisik Telinga, halaman lampiran -950- sampai -957-, bagian inspeksi dan palpasi prosesus mastoideus. manuver.tireg7.net
  7. 7.Winters R, Hogan CJ, Lepore ML, Geiger Z. Bezold Abscess. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. Bacaan lanjutan, bukan sumber isi entri ini. ncbi.nlm.nih.gov

SPARK Atlas adalah alat bantu rujukan untuk klinisi, bukan pengganti penilaian klinis. Verifikasi setiap keputusan terhadap kondisi pasien dan pedoman terkini.SPARK Atlas is a reference aid for clinicians, not a substitute for clinical judgement. Verify every decision against the patient in front of you and current guidance.